Sunday, March 21, 2021

Apa yang Dimaksud Komunikasi Antar Personal?


   
 Komunikasi antarpersonal merupakan salah satu wujud nyata akan terjadinya sebuh komunikasi dalam kehidupan manusia. Komunikasi antarpersonal sendiri dapat diartikan sebagai komunikasi yang terjadi diantara dua individu yang sedang melakukan sebuah interaksi. Interaksi tersebut dapat berupa bertukar pikiran, mensharing informasi terbaru, dll. Dan komunikasi antarpersonal tidak mengharuskan bagi komunikator dn komunikan untuk bertatap muka agar terjadinya sebuah interaksi. Melainkan komunikasi antarpersonal dapat saja terjadi meskipun tidak sedang bertatap muka, semisal melakukan komunikasi melalui chat, telepon, dll.

      Namun, komunikasi antarpersonal memiliki sudut pandang tersendiri dalam penjabarannya menurut para ahli, antara lain:

  1. Menurut Joseph A.Devito dalam buku The Interpersonal Communication Book (Devito, 1989:4), komunikasi antar pribadi adalah proses pengiriman dan penerimaan pesan antara dua individu atau antar individu dalam kelompok dengan beberapa efek dan umpan balik seketika.
  2. Menurut Evert M Rogers dalam Depari, komunikasi antar pribadi merupakan komunikasi dari mulut ke mulut, dengan interaksi tatap muka antara beberapa orang pribadi.
  3. Menurut Dean Barnulus (Liliweri, 1991:12) yang mengemukakan bahwa komunikasi antar pribadi, dihubungkan dengan pertemuan antara dua individu, tiga individu ataupun lebih yang terjadi secara spontan dan tidak berstruktur.
  4. Menurut Onong U.Effendy (Effendy,1993:61), mengutarakan komunikasi antar pribadi adalah komunikasi antara dua orang dimana kontak langsung terjadi dalam bentuk percakapan, bisa langsung berhadapan muka (face to face) atau bisa melalui media seperti telepon. Ciri khas komunikasi antar pribadi yakni dua arah atau timbal balik.
  5. Mulyana (2000:73) mengartikan komunikasi antarpersonal sebagai komunikasi yang hanya    dua orang, seperti suami istri, dua sejawat, dua sahabat dekat, guru-murid, dan sebagainya.
  6. Wood, 2013 mengartikan komunikasi antarpersonal sebagai komunikasi yang dilakukan dua orang atau lebih dengan interaksi secara tatap muka ataupun bermedia, dan biasanya feedbacknya langsung diketahui.
    Dengan hal ini dapat kita simpulkan bahwasanya komunikasi antarpersonal adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka ataupun bermedia yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara verbal maupun non verbal.

KOMPONEN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL

     Sebuah komunikasi dapat terjadi manakala adanya sebuah sebab dan akibat terjadinya sebuah komunikasi. Karen ajika tidak ada sebab akibat, mka tidak akan pernah terjadinya sebuah omunikasi dalam sebuah kehidupan. Berikut ini macam-macam komponen sebab akibat dalam interaksi komunikasi, antara lain:

  1. Sumber/Komunikator

Komunikator sendiri merupakan seseorang yang memiliki kebutuhan untuk melakukan sebuah interaksi kepada orang lain.  Baik interaksi tersebut dalam hal sharing ilmu, sharing informasi, atau hanya sekedar curhat belaka.

   2. Encoding

Adalah suatu aktifitas internal pada komunikator dalam menciptakan pesan melalui pemilihan simbol-simbol verbal dan non verbal, yang disusun berdasarkan aturan-aturan tata bahasa, serta disesuaikan dengan karakteristik komunikan.

   3. Pesan

Dapat diartikan sebagai salah satu cara penyampaian komunikasi secara verbal maupun Non-verbal. Karena pesan dapat diutarakan langsung maupun melalu surat, pesan teks, dan cara lainnya.

   4. Saluran

Saluran dalam konteks ini dapat diartikan sebagai salah satu alternatf jika tidak memungkinkan dilakukannya interaksi secara tatap muka.

   5. Komunikan

Merupakan seseorang yang dijadikan sebagai objek sebuah interaksi oleh komunikator.

   6. Decoding

Suatu aktivitas yang dikerjakan oleh komunikan. Melalui indera ia mendapatkan macam-macam data dalam bentuk mentah, berupa kata-kata dan simbol-simbol yang harus diubah kedalam pengalaman-pengalaman yang mengandung makna.

   7. Respon

Hal yang diputuskan oleh penerima untuk dijadikan sebagai sebuah tanggapan balik terhadap pesan yang telah diterimanya. Respon dapat bersifat positif, netral, maupun negatif.

   8. Gangguan

Dapat terjadi di dalam komponen-komponen manapun dari sistem komunikasi. Gangguan mrupakan apa saja yang menganggu atau membuat kacau penyampaian dan penerimaan pesan, termasuk yang bersifat fisik dan psikis.

   9. Konteks Komunikasi

Paling tidak ada 3 dimensi dalam konteks komunikasi, antara lain: ruang, waktu dan nilai.


FAKTOR-FAKTOR KOMUNIKASI ANTARPERSONAL

     Dalam melakukan sebuah interaksi pastinya dibutuhkan sebuah factor mengapa interaksi itu dapat terjadi, factor yang dapat mendorong terjadinya interaksi antara lain: 

  1. Bertemu satu sama lain secara personal

  2. Empati secara tepat terhadap pribadi yang lain dan berkomunikasi yang dapat dipahami satu sama lain secara berarti.

  3. Menghargai satu sama lain, bersifat positif dan wajar tanpa menilai atau keberatan.

  4. Menghayati pengalaman satu sama lain dengan sungguh-sungguh, bersikap menerima dan empati satu sama lain.


INDIKATOR KOMUNIKASI ANTARPERSONAL

     Dalam melakukan komunikasi antarpersonal pastinya akan adanya sebuah indicator yang mempengaruhi terjadinya interaksi tersebut, antara lain :

 

  1. Keterbukaan (openness), sikap menanggapi informasi dengan hati yang gembira saat berinteraksi dalam hubungan antar pribadi.

  2. Empati (empathy), Situasi dimana komunikan turut merasakan apa yang dirasa oleh orang lain.

  3. Dukungan (supportiveness), situasi terbuka untuk mendukung komunikasi yang efektif.

  4. Rasa positif (positivenes), perasaan positif dalam diri turut mendorong orang lain untuk aktif berpartisipasi dan menciptakan suasana komunikasi yang kondusif.

  5. Kesetaraan (equality), pengakuan tersembunyi dalam diri kedua belah pihak untuk saling menghargai.


HAMBATAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL

                 Pastinya dalam melakukan segala sesuatu, akan tetap adanya sebuah hambatan, tak terkecuali pada kasus komunikasi antarpersonal. Berikut beberapa hambatan komunikasi antarpersonal, antara lain :

  

  1. Kredibilitas Komunikator Rendah

  2. Kurang Memahami Latar Belakang Sosial dan Budaya
  3. Kurang memahami karakteristik komunikan
  4. Prasangka Buruk
  5. Komunikasi satu arah


TUJUAM KOMUNIKASI ANTARPERSONAL

        Komunikasi Antar Pribadi yang terjadi antar individu memiliki beberapa tujuan, antara lain :

  1. Menyampaikan Informasi 

  2. Menumbuhkan Simpati

  3. Menumbuhkan Motivasi 


MANFAAT MEMPELAJARI KOMUNIKASI ANTARPERSONAL

  1. Komunikasi antar pribadi menjadikan kita lebih mengenal diri sendiri dan terbuka pada orang lain, serta mengetahui cara menanggapi dan memprediksi sikap dan tindakan orang lain pada kita.

  2. Membuat kita menjadi lebih mengetahui dan mengenal lingkungan, kejadian sekitar juga orang lain

  3. Mengajarkan kita untuk lebih menghargai dan memelihara hubungan yang baik dengan orang lain guna meningkatkan rasa positif dalam diri dan meniadakan rasa kesepian, ketegangan dan stress.


SUMBER REFERENSI

DeVito, terj, Agus Maulana Komunikasi Antarmanusia. Pamulung Karisma Publishing Group 2011 Hal. 260-264.

Suranto, Aw. Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta: Graha Ilmu 2011 hal 129-134

 



Sunday, March 14, 2021

MENGENAL SOSIOLOGI KOMUNIKASI

 

Sosiologi Komunikasi

Karya: Koko Aljabir


Secara kebahasaan nama sosiologi berasal dari kata socious, yang artinya ”kawan” atau ”teman” dan logos, yang artinya ”kata”, ”berbicara”, atau ”ilmu”. Sosiologi berarti berbicara atau ilmu tentang kawan. Dalam hal ini, kawan memiliki arti yang luas, tidak seperti dalam pengertian sehari-hari, yang mana kawan hanya digunakan untuk menunjuk hubungan di antara dua orang atau lebih yang berusaha atau bekerja bersama. Kawan dalam pengertian ini merupakan hubungan antar-manusia, baik secara individu maupun kelompok, yang meliputi seluruh macam hubungan, baik yang mendekatkan maupun yang menjauhkan, baik yang menuju kepada bentuk kerjasama maupun yang menuju kepada permusuhan.

 

Selo Soermadjan dan Soelaman seomardi (Soekanto 20;2003) mengatakan bahwa, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial. Struktur sosial adalah keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok, yaitu kaidah-kaidah sosial (norma- norma sosial), lembaga-lembaga sosial, kelompok-kelompok serta lapisan-lapisan sosial. Proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara pelbagai segi kehidupan bersama, seperti pengaruh hubungan timbal balik antara segi kehidupan hukum dengan kehidupan ekonomi.

 

 Ruang Lingkup Sosiologi Komunikasi      

1.    Telematika dan Realitas

Segala interaksi itu dapat berupa telematika dan realitasnya yang menyangkut pada persoalan teknologi media, komunikasi, hingga persoalan konvergensi yang ditimbulkan. Perkembangan objek ini sangat berpengaruh pada perkembangan media massa yang memberikan efek pada masyarakat.

2.       2.    Efek Media

Efek media massa ini merupakan perangkat kehidupan masyarakat yang turut mengubah pola hidup masyarakat. Pada awalnya bersifat agraris lalu kemudian berubah menjadi kota. Pertumbuhan urbanisme pada masyarakat inilah yang merupakan salah satu dampak dari aktivitas masyarakat terhadap media massa yang bersifat modern, yang disebut sebagai komunikasi massa.

3.    Norma Sosial Baru

Di dalam efek media massa ini, masyarakat akan mengalami pola hidup yang mulai bergeser, karena dampak dari teknologi dan semakin majunya teknologi. Sehingga, masyarakat akan mengalami pergeseran norma-norma sosial hingga menjadi norma-norma baru yang secara tidak langsung akan berlaku.

 4.    Cyber Community

Munculnya norma-norma baru, juga membuat setiap individu ini bergerak pula bahkan masyarakat juga akan bergeser membentuk suatu komunitas yang berteknologi atau berkomunikasi melalui media teknologi.

Contoh kasus adalah, sekarang di jaman ini orang mau makan tidak perlu pergi ke mana-mana, cukup buka aplikasi pengiriman makanan. Sehingga interaksi masyarakat pun mulai berkurang dan membentuk komunitas tersendiri melalui teknologi. Yang jauh semakin dekat, dan yang dekat semakin jauh. Komunitas ini disebut juga sebagai Cyber Community.

 5.       Perubahan Sosial dan Komunikasi

Perubahan-perubahan pada masyakat pun akan semakin terasa ketika yang jauh semakin dekat dan yang dekat semakin jauh. Masyarakat yang berdampingan pun akan terasa jauh alias budaya tegur sapa pun tergantikan melalui media teknologi alias media sosial bukan secara langsung dengan tetangga.

 6.       Hukum Bisnis Media

Hingga terjadilah munculnya hukum atau undang-undang IT. Seperti halnya munculnya Undang-undang IT, hal inilah sebagai contoh salah satu norma-norma baru yang muncul akibat dari efek media massa.

 Manfaat Sosiologi Komunikasi

Ada beragam bentuk manfaat yang dipelajari seseorang ketika fokus dalam sosiologi komunikasi, manfaat tersebut antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai tatacara berkomunikasi yang baik
  2. Dapat dengan mudah diterima masyarakat/lingkungan
  3. Menciptakan kepekaan sosial
  4. Memberikan rasa percaya diri dan tidak minder dalam melakukan hubungan sosial dengan masyarakat.

Refrensi

1.     http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/139/4/BAB%20II.pdf

2.     https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=cijHDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=info:nlX4NZZbGRYJ:scholar.google.com&ots=OT0PwpgDa2&sig=xN9OPey3HzQ2QYHVQkaQ75X5KNQ&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false

 

UAS MINI BOOK

  KATA PENGANTAR   Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Atas rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan mini b...